sukri.id
Samarinda

Calon Sekda Samarinda Dua Gugur, Neneng dan Marnabas Bersaing

Teks: Calon Sekda Samarinda, Neneng dan Marnabas

Samarinda- Calon Sekretaris Daerah pengganti Hero Mardanus akhirnya dua orang dinyatakan gugur setelah mengikuti tahapan seleksi. Tiga nama yang masuk tahap akhir seleksi, Neneng Chamelia Santi, Marnabas, dan Ananta Fathurrozi.

Dari ketiga calon dikabarkan Neneng dan Marnabas bersaing ketat. Keduanya punya peluang yang sama untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kota Samarinda, sementara Ananta juga tidak bisa dianggap enteng, karena orang tua Ananta almarhum H Asmuni Alie pernah menjabat Sekda Samarinda.

Sementara Marnabas merupakan calon yang kariernya dari bawah, pernah jadi camat, dan jabatan sekarang Asisten II Perekonomiandan Pembangunan Kota Samarinda.

Sebelumnya terdapat lima kandidat yang mengikuti seleksi, yaitu Ananta Fathurrozi, Anis Siswantini, Marnabas, Neneng Chamelia Santi, dan Suwarso.

Tiga kandidat yang lolos seleksi telah diumumkan dan dijadwalkan mengikuti wawancara bersama wali kota hari ini sesuai jadwal, Jumat, Maret 2026 di Balai Kota Samarinda.

Ketiga calon hari ini akan mengikuti uji kompetensi wawancara strategis yang dihadiri Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Siapa yang lolos seleksi, dengan sendirinya akan menggantikan Hero Mardanus, yang akan memasuki purna tugas akhir Maret 2026.

Salah satu kandidat, Kepala Inspektorat Samarinda, Neneng Chamelia Santi mengaku siap menjalani seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

“Jalani saja, ini kan proses dan kepercayaan. Kita sebagai ASN mengikuti tahapan itu merupakan tugas negara,” ungkap Neneng saat mendampingi Andi Harun, Kamis, 26 Maret 2026.

Neneng menjelaskan sistem seleksi kali ini tidak lagi menggunakan mekanisme pendaftaran terbuka seperti sebelumnya.

Para kandidat dipanggil melalui undangan berdasarkan penilaian tim seleksi. Ia mengungkapkan, dirinya bersama dua kandidat lainnya akan menjalani wawancara lanjutan dengan wali kota pada tahap berikutnya.

“Besok kami bertiga akan wawancara bersama wali kota,”ungkap Neneng dengan penuh yakin lolos.

Ia mengaku baru menerima informasi mengenai hasil tiga besar tersebut sesaat sebelum menghadiri kegiatan, bersamaan dengan undangan wawancara.

“Baru tadi saya terima hasilnya sekaligus undangan untuk wawancara,” ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan siap menerima apa pun hasil akhir seleksi, mengingat penentuan Sekda merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada aparatur sipil negara.

“Kalau dipilih ya itu tugas, siap tidak siap harus siap,” tegasnya.

Neneng diketahui telah berkarier sebagai ASN sejak April 2002 dan memiliki pengalaman panjang di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

Related posts

Pemkot Samarinda Buka Peluang Kerja Sama Pengolahan Sampah

Dinda

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata

Dewi

Teras Samarinda Segmen II Ditunda Diresmikan

Dinda