Samarinda– Wali Kota Samarinda, Andi Harun secara resmi mengumumkan Sekda Samarinda pengganti Hero mardanus, Neneng Chamelia Santi.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul diterimanya surat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Andi Harun mengatakan seluruh proses administrasi di tingkat provinsi telah rampung.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Timur yang telah memberikan respon cepat atas surat permohonan pengangkatan jabatan Sekretaris Daerah Kota Samarinda definitif,” ungkap Andi Harun kepada awak media, Rabu, 1 April 2026.
Penunjukan Neneng Chamelia Santi bukan sekadar pengisian jabatan biasa.Ia menegaskan terpilihnya Neneng merupakan bukti nyata keberhasilan implementasi Manajemen Talenta (Merit System) yang telah dipersiapkan sejak awal masa jabatannya.
Andi Harun, menjelaskan sistem ini menutup ruang bagi praktik-praktik non-prosedural dalam penentuan jabatan strategis.
“Kita menggunakan mekanisme baru yang disebut Manajemen Talenta. Mekanisme ini mengedepankan objektivitas, di mana kinerja seluruh ASN terekam secara sistematis. Jadi, bukan lagi berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi murni karena kompetensi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Harun memaparkan bahwa dalam sistem ini, seorang ASN harus melewati penilaian ketat yang dipetakan dalam Nine Box Grid.
“Hanya PNS yang berada pada box 7, 8, dan 9 yang memenuhi syarat untuk dipromosikan. Ini adalah upaya kita mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan meminimalisir intervensi politik atau subjektivitas kepala daerah,” jelasnya.
Di balik penunjukan ini, Andi Harun menaruh harapan besar pada pundak Neneng Chamelia Santi. Ia menginginkan sosok Sekda yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki integritas untuk menjaga marwah pemerintahan.
“Harapan saya kepada Ibu Neneng, jagalah amanah ini dengan sebaik-baiknya. Teruslah meningkatkan semangat pelayanan publik agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,”pesannya.
Selain itu, Andi Harun juga menekankan pentingnya fungsi kontrol dari seorang Sekda terhadap pimpinan. Ia meminta agar Sekda yang baru tidak ragu untuk bersuara jika terdapat kebijakan yang berpotensi menabrak aturan.
“Sekda harus berani mengingatkan pimpinan jika ada kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Itu bagian dari tugasnya untuk menjaga kita semua agar tetap berada pada koridor yang benar,” tambahnya.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan maksimal tanpa adanya kekosongan jabatan yang terlalu lama, pelantikan dijadwalkan akan dilakukan segera.
“Rencana pelantikan, insyaallah, jika tidak ada halangan, akan kita laksanakan besok sore, Kamis, 2 April 2026,” ujar Andi Harun.
