Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Harminsyah mengatakan keterbatasan anggaran OPD menjadi faktor utama yang memengaruhi penyusunan program pembangunan daerah.
“Dari awal memang sudah dijelaskan ada kekurangan anggaran OPD kita menurun. Ini menjadi faktor utama, tetapi di sisi lain kita juga harus tetap mengakomodir 10 prioritas utama di setiap kecamatan,” kata Harminsyah di kantor Bapperida Kota Samarinda,Senin,9 Maret 2026.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas agar kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan tetap dapat terakomodasi.
“Setiap kecamatan itu punya prioritas masing-masing dan itu yang kemudian menjadi titik fokus pembahasan tadi,” ujarnya.
Selain persoalan anggaran, Harminsyah juga menyoroti masih adanya kendala dalam proses sinkronisasi usulan program dari kecamatan dengan perangkat daerah, terutama dari sisi administrasi.
“Dalam proses sinkronisasi tadi masih ada beberapa hal, misalnya secara administrasi kurang lengkap atau ada kekeliruan dalam usulan dari kecamatan maupun OPD. Ini memang teknis administrasi, tetapi tetap menghambat karena harus diperbaiki lagi,” jelasnya.
Kejadian seperti ini perlu segera dibenahi agar tidak memperlambat proses perencanaan pembangunan. Salah satu solusi yang diusulkan adalah memberikan pelatihan kepada aparatur yang terlibat dalam penyusunan program.
“Kita juga mengusulkan agar ada pelatihan terlebih dahulu supaya tidak ada kesalahan dalam proses administrasi yang justru memperlambat pekerjaan,”pesannya.
Komisi IV juga mengingatkan agar arah pembangunan Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memberi perhatian pada pengembangan sumber daya manusia.
“Harapan kami pengembangan SDM masyarakat Kota Samarinda benar-benar diutamakan juga, jangan hanya fisik yang menjadi fokus utama,” tegas Harminsyah.
