sukri.id
Olahraga

Narto Bulang: Sanksi Tegas Bagi Pelaku Balap Liar, Selama 2 Tahun Tak Bisa Ikut Kompetisi

Samarinda – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur, Narto Bulang akan memberikan sanksi keras terhadap pelaku balapan liar jika terbukti, mereka tidak akan bisa mengikuti kompetisi resmi di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua IMI Kaltim, dalam penutupan ajang Night Race Kapolresta Samarinda Cup 2026, Minggu, 15 Maret 2026, dengan memberikan sanksi berat bagi pembalap yang menyalahgunakan bakatnya di jalan raya.

Ketua IMI Kaltim Narto Bulang menegaskan  tindakan disiplin ini diambil setelah melakukan koordinasi intensif dengan Polresta Samarinda dan Pengurus Cabang (Pengcab) IMI Samarinda.

Sanksi ini dijatuhkan kepada oknum pembalap yang kedapatan terlibat dalam aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

Ketegasan IMI Kaltim ditunjukkan melalui pencabutan hak kompetisi bagi para pelanggarnya. Narto menjelaskan sanksi ini tidak hanya bersifat lokal, melainkan akan tersinkronisasi ke seluruh jaringan IMI di Indonesia.

“Sanksi tegas kita keluarkan, pencabutan KIS selama 2 tahun tidak bisa mengikuti perlombaan, baik itu roda empat, roda dua, balap motor, drag bike, drag race. Bukan hanya di Kaltim, tapi se-Indonesia,” tegas Narto Bulang.

Oknum yang terlibat balap liar akan langsung dicabut Kartu Izin Start (KIS) miliknya. Kemudian, pembalap yang disanksi dilarang mengikuti segala bentuk kejuaraan resmi selama 2 tahun penuh.

Sanksi tersebut juga berupa larangan bertanding berlaku menyeluruh untuk kategori roda dua maupun roda empat, termasuk balap motor, drag bike, hingga drag race.

Pembalap yang terkena sanksi di Kaltim dipastikan tidak dapat mengikuti perlombaan di provinsi mana pun di Indonesia selama masa hukuman berlaku.

Ia menekankan bahwa aturan ini merupakan komitmen jangka panjang, bukan hanya berlaku selama bulan Ramadan saja.

Narto memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap antusiasme peserta yang melonjak tajam pada seri kedua tahun 2026 ini. Ia menilai sinergi antara kepolisian dan penyelenggara lokal telah berhasil menciptakan standar kompetisi yang baik.

Tercatat jumlah starter mencapai angka 600, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar antara 300 hingga 400 starter.

IMI Kaltim memberikan apresiasi atas keberhasilan panitia menjaga keselamatan peserta dengan status zero incident atau nol kecelakaan selama dua hari perlombaan.

Selain itu, ia juga mengapresiasi antusiasme ribuan penonton yang memadati lintasan jalan raya di pusat kota juga berjalan tertib di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian.

“IMI Kaltim sangat mengapresiasi.Kita lihat penontonnya ramai sekali. Zero incident dan sebagainya. Artinya teman-teman panitia sudah menyiapkan dan merancang semuanya dengan matang,” tutupnya.

Related posts

Night Race Drag Bike Ubah Balapan Liar Jadi Atlet Prestasi

Mohammad

Night Race Drag Bike Kapolresta Cup 2026, Sebagai Ajang Persempit Gerakan Balapan Liar

Mohammad

Perbaikan Sirkuit Kalan Samarinda Ditunda, Ditargetkan Mulai 2027

Dinda