Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi menjelaskan forum yang digelar Pemerintah Samarinda, pada dasarnya bertujuan menyinkronkan berbagai usulan program prioritas yang berasal dari kecamatan dengan visi dan misi pemerintah daerah.
“Mestinya agenda hari ini adalah sinkronisasi antara program prioritas hasil musrenbang dari kecamatan dengan visi misi wali kota serta arah kebijakan nasional,” ujarnya, Senin,9 Maret 2026.
Melalui forum tersebut pemerintah daerah dapat menentukan program mana yang selaras dengan target pembangunan daerah sehingga dapat dilanjutkan dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun mendatang.
“Tadi dipaparkan kemudian didengarkan usulan-usulan yang ada. Mana yang sesuai kemudian diteruskan dan dilanjutkan, supaya ketercapaian visi misi wali kota bisa dicapai,” katanya.
Pembahasan RKPD tersebut menjadi penting karena akan menjadi acuan pelaksanaan pembangunan di Kota Samarinda pada tahun 2027.
“Ini pembahasan untuk RKPD tahun 2027, supaya target-target pembangunan yang diinginkan bisa tercapai,” jelasnya.
Dalam proses sinkronisasi tadi masih ada beberapa hal, misalnya secara administrasi kurang lengkap atau ada kekeliruan dalam usulan dari kecamatan maupun OPD. Ini memang teknis administrasi, tetapi tetap menghambat karena harus diperbaiki lagi.
“Kita juga mengusulkan agar ada pelatihan terlebih dahulu supaya tidak ada kesalahan dalam proses administrasi yang justru memperlambat pekerjaan,” katanya.
Komisi IV juga mengingatkan agar arah pembangunan Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memberi perhatian pada pengembangan sumber daya manusia.
