Samarinda–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal, menyebut persoalan penerangan Stadion Segiri menjadi satu-satunya catatan teknis dalam kesiapan Kaltim sebagai calon tuan rumah AFF U-17 Championship.
Plt Kadispora menegaskan pembenahan fasilitas dapat dilakukan bersama antara pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Membenahi kan bisa bersama-sama. Nanti akan kami rapatkan segera. Yang jelas, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mencarikan jalan. Insyaallah mereka akan membawa hasil ini ke pusat, nanti pusat yang memutuskan,” ungkap Faisal kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.
Ia jelaskan, waktu pelaksanaannya akan digelar pada April mendatang, Namun ia akui waktunya cukup singkat. Namun, dari informasi yang diterimanya, persoalan teknis hanya pada tingkat pencahayaan lampu di Stadion Segiri.
“Saya tidak masuk ke teknis, tapi dari yang saya dengar tadi hanya persoalan lampu di Segiri. Dari standar 1.200 lux, ternyata di Segiri hanya 900 sekian, jadi kurang 300-an. Itu yang nanti kami bicarakan untuk menyelesaikannya,” urainya.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa stadion di Balikpapan tidak mengalami kendala. “Informasi terakhir, Balikpapan sudah siap dan stadionnya tidak bermasalah,” sambungnya.
Untuk kebutuhan pertandingan, diperlukan dua stadion utama, masing-masing di Samarinda dan Balikpapan, serta satu atau dua lapangan tambahan untuk latihan.
“Lapangan untuk latihan tidak ada masalah karena bisa menggunakan basecamp Borneo di Sempaja maupun Stadion Palaran,”ucpnya.
Kekurangan pecahayaan lampu, kata Faiasl masih memungkinkan untuk diatasi dengan berbagai alternatif. “Mungkin dengan cara beli, bisa sewa, bisa pinjam. Nanti kita carikan. Yang jelas, Pak Gubernur menyanggupi menyelesaikan masalah ini, tinggal PSSI mau menunjuk Kaltim atau tidak,”tutupnya.
