sukri.id
Kaltim

Respon Kritikan Warganet Akhirnya Mobil Dinas Rp8,5 Dibatalkan

Teks: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud ( Foto_Mimin)

Samarinda– Respon kritian warganet akhirnya Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud memutuskan membatalkan pembelian mobil dinas gubernur senilai Rp8,5 miliar yang sempat viral.di media sosial.

Langkah ini, diambil setelah Pemerintah Provinsi Kaltim menerima serta mempertimbangkan berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat maupun dari lembaga negara.

Gubernur Kaltim,Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan suara publik serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

“Kami mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif dari masyarakat Kaltim. Oleh karena itu, pemerintah provinsi memutuskan untuk membatalkan mobil dinas gubernur,” ungkap Gubernur Kaltim melalui akun media sosial resminya, pada Senin 2 Maret 2026.

Ia menegaskan, pembatalan tersebut tidak akan berdampak terhadap jalannya roda pemerintahan maupun kinerja pelayanan publik.

Ia sampaikan, fasilitas bukanlah faktor utama dalam menjalankan tugas pemerintahan, melainkan komitmen dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Insyaallah keputusan ini tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal dan fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat,” urainya..

Selain itu, Rudy Mas’ud juga menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadan menjadi pengingat penting bagi jajaran pemerintah untuk lebih mengedepankan nilai kesederhanaan, empati, serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus selaras dengan situasi sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kaltim, apabila dalam proses perencanaan kebijakan sebelumnya masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, dan kami berterima kasih atas kritik serta masukan yang bersifat membangun. Kritik tersebut menjadi energi bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” ucapnya.

Gubernur juga menilai, pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mau mendengar aspirasi rakyat serta berani mengambil keputusan secara bijak, meskipun keputusan tersebut tidak selalu mudah.

Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan masukan dapat terus terjalin sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Rudy Mas’ud memohon doa dan restu dari masyarakat agar Pemerintah Provinsi Kaltim dapat terus bekerja secara maksimal dalam mewujudkan Kaltim yang sukses dan berdaya saing menuju generasi emas.

“Kami mohon doa dan restu masyarakat. Insyaallah, dengan kebersamaan dan kepercayaan publik, kita bisa membangun Kaltim yang lebih baik,” tandasnya.

Related posts

Sukri Institute Menilai Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Kewajaran 

Andi

Akhirnya Pemprov Kembalikan Mobil Dinas Gubernur Kaltim, Dana Pastikan Masuk Kas Daerah

Dinda

Empat Desa Terisolir, Gubernur Kaltim Alihkan Pembangunan Jalan Bongan-Sotek

Mohammad