Samarinda – Mahasiswa Fakultas Ilmu Bahasa (FIB), Universitas Mulawarman (Unmul), mendapat ilmu perpajakan dari sumbernya langsung, sebagai bentuk pengetahuan tentang pajak bagi mahasiswa
Kepala Seksi Pelayanan KPP Samarinda Ulu, Gunawan Supriyono, mengatakan mahasiswa perlu mendapatkan informasi perpajakan langsung dari sumber resmi, yakni dari Kantor Pajak.
“Kita hari ini akan mendengarkan langsung dari orang pajak, bukan dari Instagram. Agar informasinya tidak setengah-setengah,” ucap Gunawan Supriyono, Selasa,24 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa salah satu isu terkini adalah keterkaitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa ketika seseorang sudah memiliki KTP, maka secara sistem ia sudah setengah memiliki NPWP.
“Perlu disadari, itu tidak otomatis aktif. Ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar NIK di KTP bisa beralih dan terdaftar sebagai NPWP,”urainya.
Selain itu, ia menambahkan, pemahaman ini penting bagi mahasiswa yang kelak akan bekerja maupun membuka usaha. Dalam banyak keperluan administrasi usaha, NPWP menjadi salah satu syarat utama.
“Calon pengusaha biasanya akan diminta NPWP. Jadi ini langkah lebih maju untuk adik-adik sekalian,” ucaapnya.
Lebih lanjut, ungkap Gunawan sistem baru perpajakan berbasis Coretax atau yang disebut Fortex. Sistem ini disebut sebagai pembaruan besar yang merevolusi sistem lama dalam pelaporan pajak.
“Bagi yang belum tahu Coretax, biasanya karena NIK-nya belum diaktifkan menjadi NPWP. Ke depan, ketika adik-adik bekerja atau punya usaha, pelaporan pajak akan menggunakan sistem ini,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ahmad Mubarok menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap mahasiswa FIB tidak tertinggal dalam literasi perpajakan dibandingkan fakultas lain.
“Mahasiswa Fakultas Ekonomi mungkin sudah lebih familiar dengan NPWP. Tapi soal sistem baru seperti Coretax, belum tentu semua memahami. Justru FIB yang pertama kali mengundang pihak pajak untuk sosialisasi ini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa FIB dalam menghadapi dunia kerja dan dunia usaha, sekaligus membangun kesadaran pajak sejak dini.
